Menya「Baccarat Online」dari Hak Asasi Virus Corona

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan catur thailand

PBaccarat OnlinBaccarat Onlineerof Damayanti memberikan komentar tertBaccarat Onlineulis melalui jejaring whatsapp:

Setiap saat mau-tidak-mau saya senantiasa menunggu giliran terpapar Corona. Ketakutan saya menjadi kesedihan akibat beberapa sahabat bahkan sanak keluarga telah jatuh sakit bahkan wafat akibat keganasan virus Corona yang kini alih-alih mereda malah makin merajalelakan diri di persada Nusantara masa kini.

“dilihat dari kacamata biologi, virus tidak punya perasaan, hence tidak bisa marah. Tapi memang prahara kematian yang luar biasa ini menampakkan adanya 'angkara murka'. Tapi kenapa sampai terjadi? Apakah karena virusnya marah atau manusia yang gagal mengelola alam?. Just a deep thought from my side. Maaf kalau saya salah berkata“.

Distressed banget! Pemikiran Prof Damayanti Buchori sebagai ilmuwan entomologi merangkap ekologi evolusionar IPB sangat berharga untuk direnungi lebih mendalam mengingat virus dihadirkan di planet bumi bukan tanpa maksud tujuan tertentu namun sebagai mata rantai yang hakiki melekat pada untaian rantai ekosistem.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Saya yakin Prof Damayanti Buchori sama sekali tidak salah berkata. Beliau malah menyadarkan saya bahwa istilah “angkara murka” pada hakikatnya secara personal terlalu baper alias terbawa perasaan cemas campur panik plus duka akibat saya merasa kehilangan para sahabat bahkan sanak keluarga sementara saya tidak berdaya apa pun kecuali menunggu giliran saya terpapar Corona.

Namun Prof Dr Ir Damayanti Buchori M.Sc tidak setuju predikat angkara murka yang saya gunakan untuk menghujat sepak terjang para virus Corona beserta para sanak-mutasi yang makin buas.

“Virusnya sih bukan angkara murka Pak Jaya.. it is just trying to survive..and doing what they know best: mutate... sudah nature mereka, to evolve”.

Apabila ekulibrium ekosistem terganggu maka wajar jika virus termasuk Covid-19 dengan segenap begundal mutannya “berontak” dengan mengevolusikan diri agar adaptif dengan perubahan lingkungannya.

Yang kemudian bijak berlanjut,

AKIBAT tidak suka akibat takut terhadap virus Corona maka saya kerap menggunakan predikat “angkara murka” sebagai kata sifat virus yang telah berjaya mengguncang planet bumi termasuk Indonesia sejak awal 2020.